Ahli Sunnah Wal Jama’ah
Posted: January 31, 2009 Filed under: Islam 2 Comments »Assalamualaikum ‘Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.
Alhamdulilahi Rabbil ‘alamin, wash-shalatu was-salamu ‘alaa Sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihihi ajma’in, wa ba’du
Istilah Ahlussunnah wal jamaah pada hari ini memang sering kali dipahami dengan cara yang kurang tepat oleh sebagian umat Islam. Padahal istilah Ahlussunnah wal jamaah adalah istilah yang telah disebutkan sejak masa Rasulullah SAW sebagai golongan yang selamat dalam aqidahnya. Sebagaimana kita dapatkan dalam hadits beliau:
Dari Muawiyah bin Abi Sufyan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Umat sebelummu dari ahli kitab terpecah menjadi 72 millah (aliran). Dan agama ini (Islam) terpecah menjadi 73. 72 diantaranya di neraka dan satu di surga. Yaitu Al-Jamaah.” (HR Abu Daud)
Dalam kitab syarah (penjelasan) Sunan Abi Daud yaitu kitab Aunul Ma’bud disebutkan bahwa yang dimaksud dengan al-jamaah adalah ahli Al-Quran Al-Kariem, ahli hadits, ahli fiqih dan ahli ilmu yang bergabung untuk mengikuti Rasulullah SAW dalam segala halnya. Mereka tidak membuat-buat bid’ah yang merusak, merubah atau membawa pendapat yang rusak.
Seolah-olah Rasulullah SAW sudah mengisyaratkan akan ada beberapa alur akidah yang menyimpang dari apa yang beliau ajarkan, sehingga beliau mewanti-wanti ummatnya agar tepat berpegang kepada ahlussunnah wal jamaah.
Ahlussunnah wal jamaah yang dimaksud oleh beliau tentu bukanlah nama dari sebuah organisasi baik berbentuk ormas atau orsospol. Juga bukan nama sebuah jamaah, kelompok, pengajian, perhimpunan atau forum sebagaimana yang kita sering dapati penggunaannya oleh beragam kelompok.
Istilah ahlisunnah wal jamaah digunakan oleh Rasulullah SAW untuk menyebutkan semua umat Islam yang secara aqidah berpegang teguh kepada apa yang beliau ajarkan (sunnah) serta yang diajarkan oleh para shahabat beliau (jamaah). Jadi apapun nama organisasi atau partainya, asalkan pemahaman aqidahnya sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW (yang diajarkan beliau) dan jamaah (apa yang diajarkan oleh para shahabat beliau), maka mereka semua adalah ahlus sunnah wal jamaah.
Maka nama-nama yang anda sebutkan seperti Muhammadiyah, Persis, Ahmadiyah, LDII, Islam Jamaat, Khurij dan ribuan nama lainnya bisa dikatakan sebagai ahlussunnah wal jamaah manakala mereka memiliki prinsip aqidah yang seusai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para shahabatnya. Sebaliknya, bila mereka mengajarkan aqidah yang menyimpang dari apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para shahabatnya, maka pada titik penyimpangan itu mereka bukanlah bagian dari ahlussunnah wal jamaah.
Misalnya, bila ada di antara jutaan organisasi itu yang mengingkari Allah SWT sebagai tuhan dengan segala nama dan sifat-Nya, atau mengingkari kenabian Muhammad, atau mengatakan adanya nabi sepeninggal beliau, atau mengingkari kebenaran Al-Quran dan hadits, atau mengingkari adanya hari kiamat, atau mengingkari keberadaan surga dan neraka, qadha dan qadar serta apa-apa yang Allah SWT tegaskan dalam kitab-Nya, maka itu adalah penyimpangan aqidah.
Mahzab Fiqih
Sedangkan di dalam aqidah umat Islam yang ahli sunnah wal jamaah ini, mungkin saja ada perbedaan teknis dalam masalah tata cara ibadah. Perbedaan ini sangat logis, wajar dan mungkin terjadi. Bahkan sudah terjadi sejak nabi Muhammad SAW masih hidup di antara para shahabatnya. Untuk itu lalu para ulama membuat metologi dalam memahami nash Quran dan Sunnah serta membuatkan ‘jalan’ bagi mereka yang ingin mendapatkan kesimpulan hukum dari sumber-sumber ajaran Islam itu. Jalan inilah yang kita sebut dengan mazhab fiqih. Adapaun bila metodologi yang berkembang berbeda-beda, adalah hal yang amat wajar sekali. Karena memang syariat Islam memberikan ruang untuk berijtihad di dalamnya.
Di antara contohnya adalah adanya perbedaan dalam masalah hukum qunut dalam shalat shubuh, jumlah bilangan rakaat tarawih, bacaan ushalli, zikir dengan suara keras dan berjamaah serta lain-lainnya. Semua itu adalah perbedaan yang bersifat fiqhiyah, bukan dalam hal aqidah. Jadi mereka yang berbeda pendapat dalam masalah itu sebenarnya tetap sama-sama termasuk bagian dari ahli sunnah wal jamaah juga.
Sedangkan yang dianggap keluar dari aqidah ahli sunnah misalnya bila punya pandangan bahwa semua agama sama, atau bahwa pemeluk agama selain Islam juga bisa masuk surga, atau pandangan bahwa hukum Islam itu tidak wajib diterapkan, memisahkan antara agama dengan kehidupan dunia dan pemikiran sesat lainnya. Semua ini termasuk paham sesat yang bisa mengeluarkan seseorang dari barisan ahli sunnah wal jamaah.
Semoga Allah menetapkan hati kita di atas nikmat hidayah yang telah dianugerahi kepada kita, Amien.
Wallahu A’lam Bish-Showab,
Wassalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.
Ahmad Sarwat, Lc.
Tata cara sholat sunah gerhana
Posted: January 26, 2009 Filed under: Islam | Tags: gerhana, sholat 2 Comments »Assalamu’alaykum
Tulisan ini terinspirasi dari sms temanku yang masuk beberapa menit lalu, yang memberitahukan bahwa katanya ntar sekitar jam 13.01 akan terjadi gerhana matahari cincin, untuk itu disunahkan untuk sholat sunah gerhana dan sekalian berdo’a untuk saudara-saudara kita di palestina. Itulah kurang lebih isi sms dari temanku. Walaupun pernah melakukan sholat sunah gerhana – waktu itu adalah sholat sunah gerhana bulan yang terjadi sekitar jam 3 subuh kalo ga salah- tapi jujur aja aku agak lupa tata cara sholatnya. Yah, mungkin karena sangat jarang dilakukan, klo sholat sunah idul fitri ato idul adha setahun sekali, sholat sunah gerhana belom tentu demikian.
Ok, ya udah tunggu apalagi, karena mumpung di depan laptop dan sedang ngenet, kenapa ngga sekalian browsing buat nyari gimana tata cara sholat sunah gerhana itu. Dan inilah hasil browsing tersebut, semoga dengan ini aku ga lupa lagi tata caranya..hehe..
o y, sebelumnya akan dijelaskan dikit mukaddimah tentang shoalat sunah gerhana, let’s check it out..
- Hukumnya adalah sunnah muakkad
- Waktunya adalah dari mulai gerhana hingga selesai
- Pelaksanaan secara umum adalah 2 rakaat dengan 4 ruku’ dan 4 sujud. Yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan iktidal membaca fatihah lagi kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.
- Berikut tata cara lengkapnya.
Daskom Award
Posted: January 17, 2009 Filed under: Experiences of my life Leave a comment »Assalamu’alaykum.
Sebenarnya aku uda nulis panjang lebar menceritakan kejadian hari kemaren mulai pukul 13.40 ampe tengah malam, tapi apa yang kutulis langsung di editor wordpress hilang gara-gara koneksi internetku putus, terus kureload dan dwaarrr.. hilang tulisannya. Yah, salahku karena ga nulis di text editor lain dulu. Sebenarnya uda ga males bwt posting tentang ini, karena ide dikepalaku luntur gara-gara itu. Tapi, biar ini bisa kuingat beberapa tahun lagi, maka aku tetap ingin mempostingnya, walaupun tidak didampingi cerita menggebu-gebu sebelumnya. Ok, ni printscreen excel hasil perhitungan daskom award berdasarkan sampling 200an feedback dari sekitar 800 yang masuk ke daskom.

Yah itulah daftarnya, ga tau dah keliatan apa ngga. ya uda deh, itu aja.
Daskom Tercinta
Posted: January 11, 2009 Filed under: Experiences of my life Leave a comment »Assalamu’alaykum.
Ahhh…. sekarang jadi punya waktu buat ngeblog, ngefacebook, dan nge- nge- yang laen..
Ini semua diakibatkan karena dalam masa istirahat jaga praktikum Daskom… hwahwa (huuu sok sibuk..). Tapi ada benernya juga sih, entah kenapa klo zaman jaga praktikum, klo pulang jam 11an gitu, badan terasa capek, pengennya langsung tidur. Padahal klo dipikir2, cuman berdiri-berdiri doank, paling ngejelasin dikit-dikit. Tapi entah kenapa, rasanya kaya’ kerja dari pagi ampe sore gitu ==>mode lebai : on.

suasana praktikum daskom yang kurindukan
Kini, baru 2 minggu ga merasakan suasana praktikum uda kangen euy… hwe..
Alhamdulillah, ketrima jadi asprak Daskom membuat waktuku yang terbuang sia-sia bisa diminimalisir, tinggal gimana mengatur hati agar yang dikerjakan tidak sia-sia.wuuu… wacaaaaa.. auuuu… argggg… hati-hati ya semua, di daskom aku telah mendapatkan sebuah gelar spektakuler yaitu : DUO KILLER
:evil::evil:
Haha.. ada-ada aja tuh praktikan, masa’ orang
kaya’ gini dibilang
. Jangan-jangan cool ato galak beda tipis..hehe..
Selain duo killer, -o y, pasanganku si Cok-, aku juga dapat banyak gelar, asprak Pelit…haha..
Klo yang ini perlu dikonfirmasi nih,,, Sebenarnya ga ada maksud pelit, aku hanya bersikap objektif, apa yang mereka kerjakan, itu yang aku nilai, ga ditambah, ga dikurang. so? am i wrong?
Tapi ya sudahlah, ini semua bisa jadi evaluasi untukku.. do’ain aja orang yang lemah ini bisa jadi lebih baik,,,
Luv u daskom,, Luv u all praktikan daskom…. see u next time, in different status..hwehhwe
Duka Palestina
Posted: January 11, 2009 Filed under: Suara Hati dan Pikiran Leave a comment »Assalamu’alaykum
Tadi siang liat berita di TV tentang perkembangan di jalur Gaza. Na’uzubillah, berita tadi sungguh menggambarkan betapa kejamnya tentara Israel. “Seorang wartawan tertembak (mungkin ditembak), lalu terjatuh dengan kamera masih di tangannya. Ia lalu melambai-lambaikan tangannya untuk meminta pertolongan, atau mengisyaratkan bahwa ia adalah seorang wartawan, namun apa yang terjadi sungguh mengerikan, ia ditembaki sedikitnya 2 kali oleh tentara Israel hingga meninggal.” Ya Allah, sungguh Israel Terlaknat….

batu lawan tank??






Recent Comments