Islam Adalah Agama Rahmatan Lil ‘Alamin
Posted: December 29, 2009 Filed under: Islam 2 Comments »Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. Sesuai dengan firman Allah dalam Surat al-Anbiya ayat 107 yang bunyinya, “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. Islam melarang manusia berlaku semena-mena terhadap makhluk Allah, lihat saja sabda Rasulullah sebagaimana yang terdapat dalam Hadis riwayat al-Imam al-Hakim, “Siapa yang dengan sewenang-wenang membunuh burung, atau hewan lain yang lebih kecil darinya, maka Allah akan meminta pertanggungjawaban kepadanya”. Burung tersebut mempunyai hak untuk disembelih dan dimakan, bukan dibunuh dan dilempar. Sungguh begitu indahnya Islam itu bukan? Dengan hewan saja tidak boleh sewenang-wenang, apalagi dengan manusia. Bayangkan jika manusia memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran islam, maka akan sungguh indah dan damainya dunia ini.
Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, sekali lagi, terbanyak di dunia. Maka melihat keterangan di atas, seharusnya Indonesia menjadi negara yang indah, damai, dan beradab. Tapi lihat saja kenyataannya, kita tidak bisa menutup mata dan telinga dengan pemberitaan sehari-hari yang mengabarkan tentang kisah-kisah menyedihkan dan tak beradab. Mulai dari anak-anak yang melakukan pencabulan, berjudi, menghisab sabu. Remaja tawuran antar sekolah, kumpul kebo, menjadi pengedar, minum-minuman keras. Orang tua yang mencabuli anaknya sendiri, membunuh anggota keluarga sendiri, membunuh karena masalah sepele, bunuh diri, mutilasi, dan sebagainya. Sampai kepada pejabat kita yang melakukan tindak asusila, dan korupsi besar-besaran. Hampir setiap hari kejadian semacam ini keluar di pemberitaan. Sebenarnya apa yang terjadi? Di mana moral mereka? Bukankah sebagian besar dari mereka adalah muslim? Bukankah orang muslim seharusnya menjadi rahmatan lil ‘alamin?
Read the rest of this entry »
Sang Pemimpi VS Si Tukang Mimpi VS Sang Pemimpi yang Cerdas
Posted: December 25, 2009 Filed under: Suara Hati dan Pikiran 1 Comment »Bermimpi yang tinggi itu perlu, begitulah kira-kira salah satu makna dari film Sang Pemimpi. Mimpi yang tinggi telah menjadikan mereka (para sang pemimpi) berusaha sangat keras mengejar mimpinya. Membuat mereka tak kenal lelah dan pantang putus asa “berlari”, berharap suatu saat bisa terbang menggapai mimpi. Mimpilah yang membuat mereka tetap “hidup”, di dunia yang seharusnya telah membuat mereka “mati”. Mati oleh kemiskinan, penderitaan, dan kehampaan.
“Orang kecil yang tak punya mimpi akan mati sebelum waktunya. Hanya Sang Pemimpi-lah yang akan terbang tinggi walau di kehidupan sebelumnya mereka harus tiarap dan merangkak.” Namun perlu diingat bahwa tak semua mimpi membawa kebaikan, tergantung apa yang diimpikan. Sang Pemimpi yang Cerdas akan memilih mimpi-mimpi yang baik. Mimpi yang baik adalah mimpi yang dilandaskan pada iman dan ilmu, hingga yang diimpikan adalah sesuatu yang berguna di dunia dan akhirat. Salah satu contoh mimpi yang tidak membawa pada kebaikan adalah mimpi jadi koruptor. Sedangkan contoh mimpi yang baik adalah bermimpi untuk naik haji dan mimpi jadi penghafal Al-Qur’an.
Read the rest of this entry »
Ketika Mereka Pergi
Posted: December 24, 2009 Filed under: Suara Hati dan Pikiran 2 Comments »Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Itulah sunatullah yang tidak dapat dihindari, ditunda, atau dipercepat kedatangannya oleh siapapun. Setiap orang, cepat atau lambat juga akan ditinggalkan orang-orang yang mereka cintai. Ayah, ibu, kakak, adik, siapapun, punya potensi untuk meninggalkan kita terlebih dahulu.
Ketika masa itu datang, ketika ayah atau ibu tiba-tiba pergi, sebagian orang merasa dunia seperti
sedang runtuh, hati berkecamuk, menjerit, sedihnya bukan main. Ya, hal itu sepertinya wajar dan sering kita lihat atau bahkan pernah meraskannya sendiri. Betapa tidak, orang yang kita cintai, yang banyak berjasa, dan bahkan belum sempat kita membalasnya, pergi untuk selamanya dari dunia ini. Untuk selamanya. Berbagai pertanyaan terkadang muncul dari dalam diri, mengapa begitu cepat? Mengapa dia, bukan yang lain dulu? Mengapa saat aku belum sempat membahagiakannya? Mengapa? Ada yang extrim, yang seperti tidak sanggup menerima kenyataan, meratap secara berlebihan. Yang terakhir ini, termasuk yang dilarang oleh syari’at berdasarkan hadits berikut.
Abu Said Al-Khudry رضي الله عنه berkata: Rasulullah صلی الله عليه وسلم melaknat wanita yang meratapi orang mati dan sengaja mendengarkannya. Nabi صلی الله عليه وسلم melaknatnya karena ratapan itu mengandung perasaan sangat terpukul karena musibah dan sangat menyesal, dan setan meniupkan rasa marah terhadap takdir Allah ke dalam hati wanita.
Read the rest of this entry »
BAHAYA RIYA’ DAN UJUB
Posted: December 13, 2009 Filed under: Islam 3 Comments »Hmm.. tadi buka-buka file, eh nemuin tulisan ini. Ini adalah tulisan yang kususun waktu disuruh ngasi “ceramah” waktu Ramadhan kemaren. Karena hampir semua yang tinggal di kosanku kebagian sekali buat mengisi waktu antara Isya dan Tarawih. Karena terasa belum punya kapabilitas cukup untuk memberi “ceramah” secara spontan, jadi ku print dah apa yang ingin aku sampaikan. Ini juga hasil ngorek-ngorek kumpulan artikel, karena emang belum punya wawasan yang cukup hehe..Neh dia..
BEGIN
Assalamu’alaykum warohmatullah wabarokatuh
Alhamdulillah, kita masih diberikan berbagai macam nikmal oleh Allah yang tak terhitung jumlahnya. Namun tak jarang kita lupa untuk mensyukurinya, bahkan tak sedikit dari nikmat-nikmat tersebut kita kufuri. Untuk itu marilah kita senantiasa memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa kita.
Tema malam hari ini adalah BAHAYA RIYA’ DAN UJUB
Ketahuilah bahwa sesungguhnya penyakit yang paling besar serta mematikan yang menimpa hati manusia, serta dapat menjadikan amalan-amalan sia-sia, juga merusak seluruh perbuatan manusia serta melahirkan kekerasan dan kekejian adalah ; Riya dan Ujub.
Riya adalah lawan dari ikhlas, yaitu menampakkan ibadah dengan maksud selain mendapatkan ridho Allah, sedangkan ujub adalah bangga pada diri sendiri.
Kita Akan bahas bahayanya satu persatu.
Read the rest of this entry »
Success is a mindset
Posted: December 12, 2009 Filed under: Uncategorized 1 Comment »“Success is a mindset. It is not a journey, nor a destination. It is already within you” by Jennie S. Bev
Dalam buku berjudul mindset sukses karangan Jennie S. Bev dijelaskan arti sukses yang mungkin berbeda dengan yang banyak dipahami kebanyakan orang pada umumnya. Menurut saya cukup menarik untuk sedikit dibeberkan di sini. Dia (penulis) yang juga seorang motivator wanita asal Indonesia melalui bukunya tersebut berusaha untuk mencuci otak kita mengenai arti sebuah kesuksesan, dan itu memang terang-terangan dikatakannya di awal.
Banyak yang mengartikan kesuksesan dengan kaya, dapat isteri cantik, tinggal di rumah mewah, naik pangkat, populer, dan sebagainya yang kurang lebih berhubungan dengan uang dan status sosial. Nah si dia pengen menjelaskan sebuah makna sukses yang jauh lebih luas dan berbeda dari yang di atas. Berikut beberapa pemikirannya. Read the rest of this entry »






Recent Comments