Mari Berbagi

berbagi ilmu dan pengalaman hidup

Hati-hati menggunakan jejaring sosial maya

Facebook, Twitter, dan Plurk adalah salah tiga contoh jejaring sosial yang sedang marak di dunia maya. Menggunakan jejaring sosial untuk berkomunikasi dengan teman-teman memang menyenangkan, apalagi dengan tambahan konsep dan fitur yang variatif serta inovatif. Bertemu teman-teman lama mungkin lebih mudah lewat dunia maya, berbagi kenangan dengan foto dan video “jadul” menambah ketagihan para pengguna. Jejaring sosial juga banyak digunakan sebagai media promosi.

Ternyata jejaring sosial itu cukup ada manfaatnya ya? Tapi, mengapa sampai ada isu bahwa MUI Jawa Timur akan mengeluarkan fatwa haram facebook? Banyak pro dan kontra yang terjadi, tapi bukan itu yang ingin saya bahas. Saya tidak ingin ikut-ikutan mengeluarkan fatwa, nanti akan lebih banyak protes(karena emang blom ada ilmunya :D ). Sedangkan menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Prof H Asywadie Syukur Lc berpendapat, keberadaan Facebook (salah satu sarana komunikasi lewat dunia maya) bisa haram dan tidak. “Kita tidak bisa memfatwakan Facebook itu haram atau sebaliknya, kecuali melihat kontekstualnya,” kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu.

Demikian sedikit berita tentang isu fatwa haram facebook, bukan itu inti yang ingin saya sampaikan. Yang saya fikirkan mendengar isu tersebut adalah “tentu ada sesuatu hal yang bisa menyebabkan penggunaan facebook menjadi haram”. Yah, minimal menimbulkan suatu mudhorat bagi diri sendiri atau orang lain.

Dunia maya seringkali membuat orang lupa untuk mengontrol ucapan dan tindakan mereka, membuat mereka jadi lebih berani, karena merasa tidak diperhatikan secara langsung, walaupun sebenarnya banyak yang memperhatikan. Saya teringat ceramah dari bapak kosan saya, yang intinya kalau kita berbicara lewat telpon atau sms dengan lawan jenis yang disenangi, maka keberanian kita akan jauh meningkat dari pada berbicara langsung, kita jadi tak segan mengeluarkan kata-kata rayuan dan semacamnya. Oleh karena itu dalam hal ini berbicara lewat telpon lebih “berbahaya” dari bertemu langsung.

Beberapa potensial bahaya jejaring dunia maya antara lain ketagihan dan menghabiskan banyak waktu (melalaikan hati dari mengingat ALLAH), menjadi media penyebaran hal-hal berbau “haram”, kalau tidak hati-hati menulis status dan comment bisa menimbulkan prasangka buruk, fitnah, salah paham, dan sebagainya, karena yang membacanya banyak sekali dengan asumsi yang berbeda-beda. Facebook bisa juga menipu, misalnya foto atau profile yang ditampilkan tidak sesuai aslinya, sudah ingin melamar misalnya, setelah lihat aslinya eh kok beda ya? :D

Baru-baru ini kasus yang menimpa Luna Maya cukup menarik perhatian publik, wajar karena ia seorang artis dan diberitakan di TV, tapi bukan kata rayuan yang jadi masalahnya, tapi sebuah kata-kata kasar luapan emosi yang berbuntut laporan ke kepolisian. Pernah juga terjadi salah paham antar teman akibat status facebook dan comment balasannya. Ada juga berita menarik mengenai teroris yang merekrut anggota melalui facebook.

Selain masalah status dan comment, khusus facebook (yang lain saya tidak tahu) dibekali dengan fitur berbagi foto dan video, yang bisa ditag oleh siapapun. Ini juga harus diwaspadai, karena bisa saja ada teman yang usil yang nge-tag foto atau video yang “aneh-aneh”, hingga facebook bisa terjerumus menjadi media penyebaran yang “aneh-aneh”.

Kalau masih ingin menggunakan jejaring sosial, maka kita wajib untuk lebih sadar dan hati-hati dalam menulis status, memberi comment, dan melakukan aktivitas lainnya, serta mengontrol facebook dari tag teman-teman, hingga tidak terjerumus ke dalam status “haram”.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.