<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mari Berbagi</title>
	<atom:link href="http://saidalfaraby.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://saidalfaraby.wordpress.com</link>
	<description>berbagi ilmu dan pengalaman hidup</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 May 2011 16:31:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='saidalfaraby.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mari Berbagi</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://saidalfaraby.wordpress.com/osd.xml" title="Mari Berbagi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://saidalfaraby.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Senang terus galau namun berujung bahagia part 1</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2011/05/28/senang-terus-galau-namun-berujung-bahagia-part-1/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2011/05/28/senang-terus-galau-namun-berujung-bahagia-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 06:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experiences of my life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[Uda lama banget nih ga nulis, baru ganti themes wp, siapa tahu themes baru semangat baru.. Yang ditulis berikut ini merupakan salah satu episode penting dalam hidup saya. Setelah melewati fase-fase genting saat akan mengakhiri dunia perkuliahan dulu, dan alhamdulillah, akhirnya berhasil menyambet gelar ST, maka otomatis saya masuk dalam fase tak tentu, yaitu mencari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=315&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Uda lama banget nih ga nulis, baru ganti themes wp, siapa tahu themes baru semangat baru.. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang ditulis berikut ini merupakan salah satu episode penting dalam hidup saya. Setelah melewati fase-fase genting saat akan mengakhiri dunia perkuliahan dulu, dan alhamdulillah, akhirnya berhasil menyambet gelar ST, maka otomatis saya masuk dalam fase tak tentu, yaitu mencari pekerjaan. &#8220;<strong>Pokoknya pengen kerja di perusahaan yang bonafit, yang gajinya lumayan, dan ga mengharuskan saya berkutat dengan dunia komputer dan perkodingan, saya ga mau jadi autis</strong>&#8220;, itulah sepenggal tekat yang saya sematkan dulu di awal-awal masa pencarian. Bagaimana akhirnya? Berhasilkah saya menggapai tekat tersebut? Hmm.. lanjut boy..</p>
<p>Seperti kebanyakan job seeker pada umumnya, kegiatan rutinnya, ya melihat info lowongan kerja, mengunjungi job fair, masukin lamaran, dan yang paling utama adalah <strong>menunggu</strong>. Tapi semua itu dilewati dengan senyuman, karena saya tidak sendiri, tapi banyak teman senasib seperjuangan yang menemani. Di awal saya sudah memasang target untuk mencari perusahaan yang gajinya lumayan, harapan saya bisa jadi karyawan perusahaan telekomunikasi gsm dengan pelanggan terbanyak di Indonesia, atau saya juga pengen jadi karyawan perusahaan listrik cabang Batam, karena dekat dengan kampung halaman. Pada saat itu, perusahaan pertama lagi buka lowongan, tapi perusahaan lagi tidak membutuhkan jasa S1 Informatika. Selanjutnya apalagi kalo bukan buru-buru masukin lowongan di perusahaan pertama.</p>
<p>Babak penyisihan dimulai! Kegiatan rutin pada babak ini adalah ikut psikotes, kadang belajar dikit, naik Travel, cari referensi di google, wawancara HRD, jalan-jalan, wawancara User, bolak-balik Bandung-Jakarta, tes kesehatan, dan <strong>menunggu</strong>. Setelah mengikuti berbagai seleksi dari beberapa perusahaan, hasilnya ada yang lanjut, tapi ada juga yang gagal. Alhamdulillah perusahaan telekomunikasi yang iklannya si Sule itu masih lanjut, setelah wawancara HRD di Bandung, terus wawancara User di Jakarta. Suka duka dilewati dengan senyuman, nyasar waktu nyari kosan teman di Jakarta+pulsa Habis+jalan kaki lumayan jauh+tas beratnya minta ampun, terus demam tinggi waktu akan wawancara User di Perusahaan Teklomsel <em>*bukan nama sebenarnya, untuk selanjutnya kita sebut saja perusahaan Telkomsel, eh salah perusahaan T saja</em> tak menyurutkan niat saya untuk memberikan yang terbaik, semangat dan dukungan teman-teman menghapus semuanya..haha.. Dan Alhamdulillah saya lolos ke tahap medical check up. Alhamdulillah, alhamdulillah, mungkin memang kehendak Allah saya jadi karyawan di perusahaan ini <em>*pikiran waktu itu</em>.</p>
<p>Tibalah saat penantian panjang tak berujung. Ya, penantian pengumuman lolos tidaknya hasil medical check up dari perusahaan T. Oh ya, saya tidak hanya ikut tes di perusahaan ini saja lho, tapi saat itu saya aktif ikut seleksi di 3 perusahaan, dua lainnya adalah yang punya jaringan ATM Bersama dan sebuah perusahaan pembuat Smart Card. Perusahaan terakhir saya lepas karena kurang sreg akan ditempatkan sebagai programmer, perusahaan sebelum terakhir Alhamdulillah setelah melewati wawancara User yang mengerikan, saya dibantai dan tak berkutik, namun akhirnya dinyatakan lolos dan tinggal menandatangani kontrak kerja, jika jadi kerja di sini, maka saya akan berkantor di Jakarta Pusat tepatnya di menara Thamrin <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Alhamdulillah, sekarang saya sudah ada cadangan, tinggal nunggu dari perusahaan T yang belum juga ada kabarnya. Setelah mendekat deadline waktu penandatanganan kontrak perusahaan ATM Bersama, perusahaan T juga belum memberikan kabar, dan saya pun <strong>galau</strong>. Namun saat itu, walaupun saya sangat menginginkan kerja di perusahaan T, tapi ya sudahlah ambil saja yang ada di depan mata, mungkin emang rezekinya di sini. Dan saya pun bersiap untuk penandatangan kontrak, packing dikit di Bandung, bersiap langsung kerja, dan berangkat ke Jakarta dengan kereta api tut tut tuuuuut. Namun di perjalanan ke Jakarta saya ditelpon ibu yang intinya menyarankan saya untuk tetap menunggu perusahaan T, dan konsekuensinya saya harus melepaskan perusahaan ATM Bersama tersebut. Ok, saya lebih percaya feeling seorang ibu hehe.. Dan saya pun akhirnya menolak menandatangi kontrak tersebut.</p>
<p>Masa-masa galau berlanjut, penantian akan perusahaan T terasa semakin membingungkan, apalagi ada beberapa teman satu perjuangan saat tes telah mendapatkan kepastian, &#8220;dan aku terus menunggu&#8221;. Karena tidak jelas kapan pengumumannya dan di Bandung tidak ada kegiatan sehingga membosankan, akhirnya saya putuskan untuk pulang dan menunggu di sana, sekalian melepas rindu dengan masakan-masakan emak yang super lezat.</p>
<p>Dua bulan ku menunggu. Selama itu hari-hari ku lewati dengan datar, dengan rutinitas yang sangat mirip. Bangun pagi, makan, nonton tv, sholat zuhur, makan, nonton tv, sholat Ashar, dan yang paling ditunggu-tunggu ialah Futsal. Walaupun tak jarang bercengkrama dengan keluarga, sepupu-sepupu yang masih kecil, jalan-jalan ngantar emak ke pasar, les private 3 orang adik sepupu yang masih SD dan SMP, dan lain-lain. Sungguh kurang produktif, cukup membosankan, dan sedikit malu karena pengangguran.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/315/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=315&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2011/05/28/senang-terus-galau-namun-berujung-bahagia-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Everythings Happens for a Reason</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2011/03/07/everythings-happens-for-a-reason/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2011/03/07/everythings-happens-for-a-reason/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 06:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Suara Hati dan Pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Kalimat yang menjadi judul tulisan ini pasti sudah sering didengar. Saya kira memang begitu adanya. Tapi satu hal yang baru saya sadari, yaitu &#8220;We are the One Who Determine the Reason&#8221;. Kita tentu tidak mengerti alasan sebenarnya dari sebuah kejadian yang menimpa kita, karena itu rahasia Allah, kecuali apa yang memang sudah dijelaskannya. Namun demikian, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=311&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalimat yang menjadi judul tulisan ini pasti sudah sering didengar. Saya kira memang begitu adanya. Tapi satu hal yang baru saya sadari, yaitu &#8220;We are the One Who Determine the Reason&#8221;. Kita tentu tidak mengerti alasan sebenarnya dari sebuah kejadian yang menimpa kita, karena itu rahasia Allah, kecuali apa yang memang sudah dijelaskannya. Namun demikian, kita sering kali mencari-cari alasan dari sebuah kejadian. Jadi kenapa tidak kita tentukan sendiri alasan tersebut? Karena alasan tersebut berkaitan dengan apa yang akan kita lakukan sebagai dampak dari sebuah kejadian. </p>
<p>Jika kita memilih alasan yang positif &#8220;For Our Own Good&#8221; ada dua kemungkinan :<br />
1. membuat kita selalu bersyukur<br />
2. malah membuat kita sombong</p>
<p>Jika alasan buruk yang kita pilih &#8220;Because of Our Mistakes&#8221;, maka itu juga akan ada dua kemungkinan :<br />
1. bisa membuat kita selalu ingin bertobat kepada Allah<br />
2. malah dendam pada Allah</p>
<p>So, u determine the reason and choose what would you do with those reasons!!</p>
<p>Saya sendiri berharap untuk selalu bisa memilih kedua alasan tersebut dan menentukan sikap seperti pada nomor 1 <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/311/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=311&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2011/03/07/everythings-happens-for-a-reason/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan Terakhir&#8230;</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/10/03/ramadhan-terakhir/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/10/03/ramadhan-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2010 06:20:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experiences of my life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Lama sudah tak menulis, bukan karena alasan apa-apa, tapi semata-mata karena tidak istiqomah.. ya sudahlah.. Ramadhan kemaren adalah ramadhan pertama setelah 7 tahun saya tidak pernah memulainya di kampung halaman tercinta dan bersama keluarga tersayang. Kali ini saya full sebulan berpuasa di kampung, tentunya hal ini karena saya telah menyelesaikan perkuliahan di Bandung. Ramadhan terakhir, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=307&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lama sudah tak menulis, bukan karena alasan apa-apa, tapi semata-mata karena tidak istiqomah.. ya sudahlah..</p>
<p>Ramadhan kemaren adalah ramadhan pertama setelah 7 tahun saya tidak pernah memulainya di kampung halaman tercinta dan bersama keluarga tersayang. Kali ini saya full sebulan berpuasa di kampung, tentunya hal ini karena saya telah menyelesaikan perkuliahan di Bandung.</p>
<p>Ramadhan terakhir, semoga bukan untuk saya, saya masih sangat ingin bertemu Ramadhan-Ramadhan selanjutnya, karena Ramadhon kemaren masih terasa kurang bisa dioptimalkan ibadahnya. Sayang.. lagi dan lagi.. Tapi pasti suatu saat kita akan menemukan Ramadhan Terakhir itu. </p>
<p>Ini adalah cerita tentang seseorang yang telah membuat saya menangis saat mendengar cerita mengenainya sesaat setelah ia disholatkan.. Menangis karena sedih dan haru, namun ada sedikit perasaan bangga terselip. Kisah bermula ketika Ude Wan (panggila saya terhadapnya) terkena serangan strok akibat hypertensi, sehingga harus dilarikan ke Batam akibat peralatan yang tidak memadai di kampung. Sejak terkena strok, beliau koma, hingga akhirnya Allah cabut nyawa beliau tepat pada hari Senin subuh 11 Syawal 1431H. Hypertensi oh hypertensi, sudah banyak memakan korban. Ude kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan di kampung halaman. Pagi sekitar pukul 11 saya datang untuk melayat, harusnya lebih pagi, tapi saya benar-benar lupa, dan baru teringat saat paman terlihat pergi mengenakan peci.<br />
<span id="more-307"></span><br />
Setelah sampai di sana, tak lama kemudian orang sudah mulai membawa jenazahnya ke Surau untuk di sholatkan. Saya ikut mensholatkan beliau, dan waktu itu ramai sekai orang yang turut menyolatkan beliau, sampai surau itu terlihat penuh. Belum pernah saya lihat di kampung ada orang yang datang melayat seramai ini. Setelah sholat jenazah dilakukan, ada sedikit pembacaan riwayat hidup beliau oleh adiknya, sedikit cerita sebelum beliau meninggal, serta permohonan maaf atas kesalahan beliau dan pengumuman mengenai hutang-hutang beliau. Nah yang membuat saya sedih sampai mengucurkan air mata adalah mendengar cerita mengenai beliau. Diceritakan oleh adiknya, bahwa beberapa waktu lagi beliau akan beranggkat untuk menunaikan ibadah haji dengan keberangkatan kloter pertama. Sedih, saya mendengarnya, karena beliau tidak sempat untuk ke sana, tapi pasti niat beliau sudah tercatat oleh malaikat. Kemudian yang menambah pilu adalah setelah diberitahu bahwa beliau adalah ketua rombongan tersebut, sehingga dengan kepergian beliau, posisinya harus diganti dengan yang lain.</p>
<p>Mata saya sudah berkaca-kaca mendengarnya. Kemudian lanjut diceritakan bahwa sebelum terkena strok, beliau pernah beberapa kali mengatakan kepada keluarga bahwa rasanya Ramadhan kali ini adalah ramadhan terakhir untuknya, sampai-sampai beliau sempat membuat sebuah puisi berjudul &#8220;Ramadhan Terakhir&#8221;, tapi saya tak sempat membaca puisinya itu. Mendengar ini, mata yang tadi berkaca-kaca tak tertahan lagi untuk mengucurkan air mata. Ternyata tak hanya saya, orang-orang di samping saya juga demikian, walau saya tidak melihat, tapi saya mendengar sedu sedan mereka karena menangis pilu. Lanjut lagi diceritakan, bahwa saat beliau meninggal beliau menyisakan 3 hari puasa sunnah syawal, artinya saat terserang strok beliau sedang menjalankan puasa 6 hari bulan syawal. Subhanallah&#8230; </p>
<p>Sungguh beliau seperti sudah merasakan bahwa Ramdhan kali ini adalah Ramadhan terakhir baginya. Banyak hal lain yang diceritakan orang tenangnya kepada saya, misalnya selama bulan Ramadhan kali ini, beliau sangat semangat sekali untuk memakmurkan surau beliau, sehingga surau ditempat beliau selama sebulan ini sangat ramai sekali jama&#8217;ahnya, lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Saat lebaran tiba beliau juga sangat antusias bersilaturahmi ke rumah teman-teman lama, bahkan sampai-sampai ada juga yang di stop di jalan untuk bersalaman dan meminta maaf. Saat beliau di rumah sakit dan dalam keadaan koma, pernah saat waktu maghrib, beliau mengangkatkan kedua tangan beliau seperti orang yang akan takbiratul ikram. Subhanallah&#8230;</p>
<p>Apakah ini menunjukkan beliau meninggal dalam keadaan khusnul khotimah? Hanya Allah yang tahu, tapi dalam pandangan saya beliau meninggalkan sesuatu yang sangat baik bagi kerabat dan teman-temannya. Buktinya banyak hal baik yang diceritakan orang setelah meninggalnya beliau. </p>
<p>Bagaimana dengan kita saat meninggal nanti? Apakah juga hal baik yang akan diceritakan orang-orang, atau malah sebaliknya? Kiranya, hal ini bisa menjadi peringatan bagi kita semua agar selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah dan berbuat baik pada sesama. Semoga kita semua dimatikan dalam keadaan Khusnul Khotimah.</p>
<p>Terakhir, jenazah pun diantar ke tempat pemakamannya. Pada saat pemakaman pun ramai kerabat yang mengantar beliau. Semoga yang orang-orang yang datang melayat sampai ikut mengantarkan jenazah beliau ke liang kubur mendapat pahala di sisi Allah sebagai mana sabda Rasulullah SAW berikut.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radliyallaahu &#8216;anhu, bahwa Rasulullah Shallallaahu &#8216;alaihi wa Sallam pernah bersabda: &#8220;Barangsiapa melayat jenazah seorang muslim dan dia tidak pulang sebelum turut menyalatkannya, kemudian dia turut mengiringkan hingga selesai pemakamannya, maka dia mendapat pahala dua qirath, masing-masing qirath sebesar gunung Uhud. Barangsiapa menyalatkan jenazah seorang muslim, lalu dia pulang sebelum jenazah itu dimakamkan maka dia mendapat pahala satu qirath&#8221;.</p>
<p>Demikian semoga bermanfaat bagi kita semua..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/307/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=307&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/10/03/ramadhan-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasehat Untuk Remaja Muslim</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/11/nasehat-untuk-remaja-muslim/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/11/nasehat-untuk-remaja-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 09:15:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/11/nasehat-untuk-remaja-muslim/</guid>
		<description><![CDATA[Kami persembahkan nasehat ini untuk saudara-saudara kami terkhusus para pemuda dan remaja muslim. Mudah-mudahan nasehat ini dapat membuka mata hati mereka sehingga mereka lebih tahu tentang siapa dirinya sebenarnya, apa kewajiban yang harus mereka tunaikan sebagai seorang muslim, agar mereka merasa bahwa masa muda ini tidak sepantasnya untuk diisi dengan perkara yang bisa melalaikan mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=305&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kami persembahkan nasehat ini untuk saudara-saudara kami terkhusus para pemuda dan remaja muslim. Mudah-mudahan nasehat ini dapat membuka mata hati mereka sehingga mereka lebih tahu tentang siapa dirinya sebenarnya, apa kewajiban yang harus mereka tunaikan sebagai seorang muslim, agar mereka merasa bahwa masa muda ini tidak sepantasnya untuk diisi dengan perkara yang bisa melalaikan mereka dari mengingat Allah subhanahu wata’ala sebagai penciptanya, agar mereka tidak terus-menerus bergelimang ke dalam kehidupan dunia yang fana dan lupa akan negeri akhirat yang kekal abadi.</p>
<p>Wahai para pemuda muslim, tidakkah kalian menginginkan kehidupan yang bahagia selamanya? Tidakkah kalian menginginkan jannah (surga) Allah subhanahu wata’ala yang luasnya seluas langit dan bumi?</p>
<p>Ketahuilah, jannah Allah subhanahu wata’ala itu diraih dengan usaha yang sungguh-sungguh dalam beramal. Jannah itu disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa yang mereka tahu bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara, mereka merasa bahwa gemerlapnya kehidupan dunia ini akan menipu umat manusia dan menyeret mereka kepada kehidupan yang sengsara di negeri akhirat selamanya. Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ</p>
<p>“Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Ali ‘Imran: 185)</p>
<h5>Untuk Apa Kita Hidup di Dunia?</h5>
<p><span id="more-305"></span><br />
Wahai para pemuda, ketahuilah, sungguh Allah subhanahu wata’ala telah menciptakan kita bukan tanpa adanya tujuan. Bukan pula memberikan kita kesempatan untuk bersenang-senang saja, tetapi untuk meraih sebuah tujuan mulia. Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ</p>
<p>“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (Adz Dzariyat: 56)</p>
<p>Beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Itulah tugas utama yang harus dijalankan oleh setiap hamba Allah.</p>
<p>Dalam beribadah, kita dituntut untuk ikhlas dalam menjalankannya. Yaitu dengan beribadah semata-mata hanya mengharapkan ridha dan pahala dari Allah subhanahu wata’ala. Jangan beribadah karena terpaksa, atau karena gengsi terhadap orang-orang di sekitar kita. Apalagi beribadah dalam rangka agar dikatakan bahwa kita adalah orang-orang yang alim, kita adalah orang-orang shalih atau bentuk pujian dan sanjungan yang lain.</p>
<h5>Umurmu Tidak Akan Lama Lagi</h5>
<p>Wahai para pemuda, jangan sekali-kali terlintas di benak kalian: beribadah nanti saja kalau sudah tua, atau mumpung masih muda, gunakan untuk foya-foya. Ketahuilah, itu semua merupakan rayuan setan yang mengajak kita untuk menjadi teman mereka di An Nar (neraka).</p>
<p>Tahukah kalian, kapan kalian akan dipanggil oleh Allah subhanahu wata’ala, berapa lama lagi kalian akan hidup di dunia ini? Jawabannya adalah sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala:</p>
<p>وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ</p>
<p>“Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui apa yang akan dilakukannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Luqman: 34)</p>
<p>Wahai para pemuda, bertaqwalah kalian kepada Allah subhanahu wata’ala. Mungkin hari ini kalian sedang berada di tengah-tengah orang-orang yang sedang tertawa, berpesta, dan hura-hura menyambut tahun baru dengan berbagai bentuk maksiat kepada Allah subhanahu wata’ala, tetapi keesokan harinya kalian sudah berada di tengah-tengah orang-orang yang sedang menangis menyaksikan jasad-jasad kalian dimasukkan ke liang lahad (kubur) yang sempit dan menyesakkan.</p>
<p>Betapa celaka dan ruginya kita, apabila kita belum sempat beramal shalih. Padahal, pada saat itu amalan diri kita sajalah yang akan menjadi pendamping kita ketika menghadap Allah subhanahu wata’ala. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ: أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ, فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ, يَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ.</p>
<p>“Yang mengiringi jenazah itu ada tiga: keluarganya, hartanya, dan amalannya. Dua dari tiga hal tersebut akan kembali dan tinggal satu saja (yang mengiringinya), keluarga dan hartanya akan kembali, dan tinggal amalannya (yang akan mengiringinya).” (Muttafaqun ‘Alaihi)</p>
<p>Wahai para pemuda, takutlah kalian kepada adzab Allah subhanahu wata’ala. Sudah siapkah kalian dengan timbangan amal yang pasti akan kalian hadapi nanti. Sudah cukupkah amal yang kalian lakukan selama ini untuk menambah berat timbangan amal kebaikan.</p>
<p>Betapa sengsaranya kita, ketika ternyata bobot timbangan kebaikan kita lebih ringan daripada timbangan kejelekan. Ingatlah akan firman Allah subhanahu wata’ala:</p>
<p>فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ نَارٌ حَامِيَةٌ</p>
<p>“Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas.” (Al Qari’ah: 6-11)</p>
<h5>Bersegeralah dalam Beramal</h5>
<p>Wahai para pemuda, bersegeralah untuk beramal kebajikan, dirikanlah shalat dengan sungguh-sungguh, ikhlas dan sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Karena shalat adalah yang pertama kali akan dihisab nanti pada hari kiamat, sebagaimana sabdanya:</p>
<p>إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمْ الصَّلاَةُ</p>
<p>“Sesungguhnya amalan yang pertama kali manusia dihisab dengannya di hari kiamat adalah shalat.” (HR. At Tirmidzi, An Nasa`i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad. Lafazh hadits riwayat Abu Dawud no.733)</p>
<p>Bagi laki-laki, hendaknya dengan berjama’ah di masjid. Banyaklah berdzikir dan mengingat Allah subhanahu wata’ala. Bacalah Al Qur’an, karena sesungguhnya ia akan memberikan syafaat bagi pembacanya pada hari kiamat nanti.</p>
<p>Banyaklah bertaubat kepada Allah subhanahu wata’ala. Betapa banyak dosa dan kemaksiatan yang telah kalian lakukan selama ini. Mudah-mudahan dengan bertaubat, Allah subhanahu wata’ala akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memberi pahala yang dengannya kalian akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.</p>
<p>Wahai para pemuda, banyak-banyaklah beramal shalih, pasti Allah subhanahu wata’ala akan memberi kalian kehidupan yang bahagia, dunia dan akhirat. Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ</p>
<p>“Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (An Nahl: 97)</p>
<h5>Engkau Habiskan untuk Apa Masa Mudamu?</h5>
<p>Pertanyaan inilah yang akan diajukan kepada setiap hamba Allah subhanahu wata’ala pada hari kiamat nanti. Sebagaimana yang diberitakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam salah satu haditsnya:</p>
<p>لاَ تَزُوْلُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ : عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلاَهُ وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ.</p>
<p>“Tidak akan bergeser kaki anak Adam (manusia) pada hari kiamat nanti di hadapan Rabbnya sampai ditanya tentang lima perkara: umurnya untuk apa dihabiskan, masa mudanya untuk apa dihabiskan, hartanya dari mana dia dapatkan dan dibelanjakan untuk apa harta tersebut, dan sudahkah beramal terhadap ilmu yang telah ia ketahui.” (HR. At Tirmidzi no. 2340)</p>
<p>Sekarang cobalah mengoreksi diri kalian sendiri, sudahkah kalian mengisi masa muda kalian untuk hal-hal yang bermanfaat yang mendatangkan keridhaan Allah subhanahu wata’ala? Ataukah kalian isi masa muda kalian dengan perbuatan maksiat yang mendatangkan kemurkaan-Nya?</p>
<p>Kalau kalian masih saja mengisi waktu muda kalian untuk bersenang-senang dan lupa kepada Allah subhanahu wata’ala, maka jawaban apa yang bisa kalian ucapkan di hadapan Allah subhanahu wata’ala Sang Penguasa Hari Pembalasan? Tidakkah kalian takut akan ancaman Allah subhanahu wata’ala terhadap orang yang banyak berbuat dosa dan maksiat? Padahal Allah subhanahu wata’ala telah mengancam pelaku kejahatan dalam firman-Nya:</p>
<p>مَنْ يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ وَلَا يَجِدْ لَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا</p>
<p>“Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.” (An Nisa’: 123)</p>
<p>Bukanlah masa tua yang akan ditanyakan oleh Allah subhanahu wata’ala. Oleh karena itu, pergunakanlah kesempatan di masa muda kalian ini untuk kebaikan.</p>
<p>Ingat-ingatlah selalu bahwa setiap amal yang kalian lakukan akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah subhanahu wata’ala.</p>
<h5>Jauhi Perbuatan Maksiat</h5>
<p>Apa yang menyebabkan Adam dan Hawwa dikeluarkan dari Al Jannah (surga)? Tidak lain adalah kemaksiatan mereka berdua kepada Allah subhanahu wata’ala. Mereka melanggar larangan Allah subhanahu wata’ala karena mendekati sebuah pohon di Al Jannah, mereka terbujuk oleh rayuan iblis yang mengajak mereka untuk bermaksiat kepada Allah subhanahu wata’ala.</p>
<p>Wahai para pemuda, senantiasa iblis, setan, dan bala tentaranya berupaya untuk mengajak umat manusia seluruhnya agar mereka bermaksiat kepada Allah subhanahu wata’ala, mereka mengajak umat manusia seluruhnya untuk menjadi temannya di neraka. Sebagaimana yang Allah subhanahu wata’ala jelaskan dalam firman-Nya (yang artinya):</p>
<p>إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ</p>
<p>“Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (Fathir: 6)</p>
<p>Setiap amalan kejelekan dan maksiat yang engkau lakukan, walaupun kecil pasti akan dicatat dan diperhitungkan di sisi Allah subhanahu wata’ala. Pasti engkau akan melihat akibat buruk dari apa yang telah engkau lakukan itu. Allah subhanahu wata’ala berfirman (yang artinya):</p>
<p>وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ</p>
<p>“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apapun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Az Zalzalah: <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setan juga menghendaki dengan kemaksiatan ini, umat manusia menjadi terpecah belah dan saling bermusuhan. Jangan dikira bahwa ketika engkau bersama teman-temanmu melakukan kemaksiatan kepada Allah subhanahu wata’ala, itu merupakan wujud solidaritas dan kekompakan di antara kalian. Sekali-kali tidak, justru cepat atau lambat, teman yang engkau cintai menjadi musuh yang paling engkau benci. Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ</p>
<p>“Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu karena (meminum) khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat, maka berhentilah kamu (dari mengerjakan perbuatan itu).” (Al Maidah: 91)</p>
<p>Demikianlah setan menjadikan perbuatan maksiat yang dilakukan manusia sebagai sarana untuk memecah belah dan menimbulkan permusuhan di antara mereka.</p>
<h5>Ibadah yang Benar Dibangun di atas Ilmu</h5>
<p>Wahai para pemuda, setelah kalian mengetahui bahwa tugas utama kalian hidup di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala semata, maka sekarang ketahuilah bahwa Allah subhanahu wata’ala hanya menerima amalan ibadah yang dikerjakan dengan benar. Untuk itulah wajib atas kalian untuk belajar dan menuntut ilmu agama, mengenal Allah subhanahu wata’ala, mengenal Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam, dan mengenal agama Islam ini, mengenal mana yang halal dan mana yang haram, mana yang haq (benar) dan mana yang bathil (salah), serta mana yang sunnah dan mana yang bid’ah.</p>
<p>Dengan ilmu agama, kalian akan terbimbing dalam beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala, sehingga ibadah yang kalian lakukan benar-benar diterima di sisi Allah subhanahu wata’ala. Betapa banyak orang yang beramal kebajikan tetapi ternyata amalannya tidak diterima di sisi Allah subhanahu wata’ala, karena amalannya tidak dibangun di atas ilmu agama yang benar.</p>
<p>Oleh karena itu, wahai para pemuda muslim, pada kesempatan ini, kami juga menasehatkan kepada kalian untuk banyak mempelajari ilmu agama, duduk di majelis-majelis ilmu, mendengarkan Al Qur’an dan hadits serta nasehat dan penjelasan para ulama. Jangan sibukkan diri kalian dengan hal-hal yang kurang bermanfaat bagi diri kalian, terlebih lagi hal-hal yang mendatangkan murka Allah subhanahu wata’ala.</p>
<p>Ketahuilah, menuntut ilmu agama merupakan kewajiban bagi setiap muslim, maka barangsiapa yang meninggalkannya dia akan mendapatkan dosa, dan setiap dosa pasti akan menyebabkan kecelakaan bagi pelakunya.</p>
<p>طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ.</p>
<p>“Menuntut ilmu agama itu merupakan kewajiban bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah no.224)</p>
<h5>Akhir Kata</h5>
<p>Semoga nasehat yang sedikit ini bisa memberikan manfaat yang banyak kepada kita semua. Sesungguhnya nasehat itu merupakan perkara yang sangat penting dalam agama ini, bahkan saling memberikan nasehat merupakan salah satu sifat orang-orang yang dijauhkan dari kerugian, sebagaimana yang Allah subhanahu wata’ala firmankan dalam surat Al ‘Ashr:</p>
<p>وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ</p>
<p>“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat- menasehati dalam kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3)</p>
<p>Wallahu ta‘ala a’lam bishshowab.</p>
<p>Sumber: Buletin Al-Ilmu, Penerbit Yayasan As-Salafy Jember</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/305/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=305&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/11/nasehat-untuk-remaja-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tidak Beriman Seorang Muslim</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/10/tidak-beriman-seorang-muslim/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/10/tidak-beriman-seorang-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 22:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/10/tidak-beriman-seorang-muslim/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap muslim rasanya tentu ingin dikatakan beriman. Kalau dikatakan tidak beriman mungkin seseorang bisa tersinggung dan marah, karena iman memang sesuatu yang sangat berharga bagi seorang muslim. Tapi terkadang kita lupa untuk menata sikap sebagaimana orang beriman yang dijelaskan oleh rasulullah. Untuk itu saya coba paparkan beberapa hadits mengenai sikap orang beriman. Hadis riwayat Anas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=303&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap muslim rasanya tentu ingin dikatakan beriman. Kalau dikatakan tidak beriman mungkin seseorang bisa tersinggung dan marah, karena iman memang sesuatu yang sangat berharga bagi seorang muslim. Tapi terkadang kita lupa untuk menata sikap sebagaimana orang beriman yang dijelaskan oleh rasulullah. Untuk itu saya coba paparkan beberapa hadits mengenai sikap orang beriman.</p>
<p>Hadis riwayat Anas bin Malik r.a. ia berkata:Rasulullah bersabda: Seorang hamba (dalam hadis Abdul Warits, seorang laki-laki) tidak beriman sebelum aku lebih dicintainya dari keluarganya, hartanya dan semua orang. (HR Muslim)</p>
<p>Abdullah bin Umar r.a mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda, &#8220;Orang Islam itu adalah orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya; dan orang yang berhijrah (muhajir) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.&#8221; (HR Bukhari)<br />
<span id="more-303"></span><br />
Anas r.a mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda, &#8220;Tidak beriman salah seorang di antaramu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.&#8221; (HR Bukhari)</p>
<p>Anas r.a mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda, &#8220;Salah seorang di antaramu tidak beriman sehingga saya lebih dicintai olehnya daripada orang tuanya, anaknya, dan semua manusia.&#8221; (HR Bukhari)</p>
<p>Hadis riwayat Abu Hurairah r.a ia berkata:Rasulullah SAW bersabda: &#8220;Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia berbicara yang baik atau diam. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya&#8221; (HR Muslim)</p>
<p>Hadis riwayat Abdullah bin Masud r.a ia berkata:Rasulullah SAW bersabda: &#8220;Mencaci-maki orang Islam adalah kefasikan dan memeranginya adalah kekafiran.&#8221; (HR Muslim)</p>
<p>Sekarang apakah kira-kira kita bisa dikatakan sudah beriman berdasarkan hadits-hadits di atas? Atau malah bisa termasuk ke golongan yang dijelaskan di hadits terakhir? Na&#8217;uzubillah. </p>
<p>Semoga dengan ini kita jadi ingat kembali dan mulai bersikap sebagaimana layaknya orang beriman yang dimaksudkan Rasulullah SAW.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/303/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=303&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/10/tidak-beriman-seorang-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hati-hati menggunakan jejaring sosial maya</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/06/hati-hati-menggunakan-jejaring-sosial-maya/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/06/hati-hati-menggunakan-jejaring-sosial-maya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 16:03:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[Facebook, Twitter, dan Plurk adalah salah tiga contoh jejaring sosial yang sedang marak di dunia maya. Menggunakan jejaring sosial untuk berkomunikasi dengan teman-teman memang menyenangkan, apalagi dengan tambahan konsep dan fitur yang variatif serta inovatif. Bertemu teman-teman lama mungkin lebih mudah lewat dunia maya, berbagi kenangan dengan foto dan video &#8220;jadul&#8221; menambah ketagihan para pengguna. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=301&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Facebook, Twitter, dan Plurk adalah salah tiga contoh jejaring sosial yang sedang marak di dunia maya. Menggunakan jejaring sosial untuk berkomunikasi dengan teman-teman memang menyenangkan, apalagi dengan tambahan konsep dan fitur yang variatif serta inovatif. Bertemu teman-teman lama mungkin lebih mudah lewat dunia maya, berbagi kenangan dengan foto dan video &#8220;jadul&#8221; menambah ketagihan para pengguna. Jejaring sosial juga banyak digunakan sebagai media promosi.</p>
<p>Ternyata jejaring sosial itu cukup ada manfaatnya ya? Tapi, mengapa sampai ada isu bahwa MUI Jawa Timur akan mengeluarkan fatwa haram facebook? Banyak pro dan kontra yang terjadi, tapi bukan itu yang ingin saya bahas. Saya tidak ingin ikut-ikutan mengeluarkan fatwa, nanti akan lebih banyak protes(karena emang blom ada ilmunya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Sedangkan menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Prof H Asywadie Syukur Lc berpendapat, keberadaan Facebook (salah satu sarana komunikasi lewat dunia maya) bisa haram dan tidak. &#8220;Kita tidak bisa memfatwakan Facebook itu haram atau sebaliknya, kecuali melihat kontekstualnya,&#8221; kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu.<br />
<span id="more-301"></span><br />
Demikian sedikit berita tentang isu fatwa haram facebook, bukan itu inti yang ingin saya sampaikan. Yang saya fikirkan mendengar isu tersebut adalah &#8220;tentu ada sesuatu hal yang bisa menyebabkan penggunaan facebook menjadi haram&#8221;. Yah, minimal menimbulkan suatu mudhorat bagi diri sendiri atau orang lain.</p>
<p>Dunia maya seringkali membuat orang lupa untuk mengontrol ucapan dan tindakan mereka, membuat mereka jadi lebih berani, karena merasa tidak diperhatikan secara langsung, walaupun sebenarnya banyak yang memperhatikan. Saya teringat ceramah dari bapak kosan saya, yang intinya kalau kita berbicara lewat telpon atau sms dengan lawan jenis yang disenangi, maka keberanian kita akan jauh meningkat dari pada berbicara langsung, kita jadi tak segan mengeluarkan kata-kata rayuan dan semacamnya. Oleh karena itu dalam hal ini berbicara lewat telpon lebih &#8220;berbahaya&#8221; dari bertemu langsung.</p>
<p>Beberapa potensial bahaya jejaring dunia maya antara lain ketagihan dan menghabiskan banyak waktu (melalaikan hati dari mengingat ALLAH), menjadi media penyebaran hal-hal berbau &#8220;haram&#8221;, kalau tidak hati-hati menulis status dan comment bisa menimbulkan prasangka buruk, fitnah, salah paham, dan sebagainya, karena yang membacanya banyak sekali dengan asumsi yang berbeda-beda. Facebook bisa juga menipu, misalnya foto atau profile yang ditampilkan tidak sesuai aslinya, sudah ingin melamar misalnya, setelah lihat aslinya eh kok beda ya? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baru-baru ini kasus yang menimpa Luna Maya cukup menarik perhatian publik, wajar karena ia seorang artis dan diberitakan di TV, tapi bukan kata rayuan yang jadi masalahnya, tapi sebuah kata-kata kasar luapan emosi yang berbuntut laporan ke kepolisian. Pernah juga terjadi salah paham antar teman akibat status facebook dan comment balasannya. Ada juga berita menarik mengenai teroris yang merekrut anggota melalui facebook. </p>
<p>Selain masalah status dan comment, khusus facebook (yang lain saya tidak tahu) dibekali dengan fitur berbagi foto dan video, yang bisa ditag oleh siapapun. Ini juga harus diwaspadai, karena bisa saja ada teman yang usil yang nge-tag foto atau video yang &#8220;aneh-aneh&#8221;, hingga facebook bisa terjerumus menjadi media penyebaran yang &#8220;aneh-aneh&#8221;.</p>
<p>Kalau masih ingin menggunakan jejaring sosial, maka kita wajib untuk lebih sadar dan hati-hati dalam menulis status, memberi comment, dan melakukan aktivitas lainnya, serta mengontrol facebook dari tag teman-teman, hingga tidak terjerumus ke dalam status &#8220;haram&#8221;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/301/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=301&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/06/hati-hati-menggunakan-jejaring-sosial-maya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tata Cara Sholat Ghoib</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/02/tata-cara-sholat-ghoib/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/02/tata-cara-sholat-ghoib/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 03:59:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat ghaib]]></category>
		<category><![CDATA[sholat ghoib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren kebetulan setelah sholat Maghrib apa Isya di sebuah Masjid, dilakukan sholat Ghoib, dan saya ikut di sana. Nah, pernah belajar sih dulu waktu SMA, cuma karena jarang mengamalkannya jadi agak lupa. Makanya saya niat buat nyari lagi trus di tulis di blog ini mudah-mudahan lebih ingat nantinya. Sholat Ghoib hampir sama dengan sholat jenazah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=299&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren kebetulan setelah sholat Maghrib apa Isya di sebuah Masjid, dilakukan sholat Ghoib, dan saya ikut di sana. Nah, pernah belajar sih dulu waktu SMA, cuma karena jarang mengamalkannya jadi agak lupa. Makanya saya niat buat nyari lagi trus di tulis di blog ini mudah-mudahan lebih ingat nantinya.</p>
<p>Sholat Ghoib hampir sama dengan sholat jenazah, bedanya tidak harus di dekat jenazahnya. Misalnya kita ingin menyolati kerabat yang meninggal yang jauh dari tempat tinggal kita sehingga tidak bisa datang langsung, maka bisa melalui sholat ghoib ini.</p>
<p>Berikut tata cara sholat jenazah/ghoib..<br />
<span id="more-299"></span><br />
Rukun<br />
Shalat jenazah itu terdiri dari 8 rukun.</p>
<p>1. Niat<br />
Shalat jenazah sebagaimana shalat dan ibadah lainnya tidak dianggap sah kalau tidak diniatkan. Dan niatnya adalah untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT.</p>
<p>Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam agama yang lurus , dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.(QS. Al-Bayyinah : 5).</p>
<p>Rasulullah SAW pun telah bersabda dalam haditsnya yang masyhur :<br />
Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya.”(HR. Muttafaq Alaihi).</p>
<p>Niat itu adanya di dalam hati dan intinya adalah tekad serta menyengaja di dalam hati bahwa kita akan melakukan shalat tertentu saat ini.</p>
<p>2. Berdiri Bila Mampu<br />
Shalat jenazah tidak sah bila dilakukan sambil duduk atau di atas kendaraan (hewan tunggangan) selama seseorang mampu untuk berdiri dan tidak ada uzurnya.</p>
<p>3. Takbir 4 kali<br />
Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi ketika menyolatkan jenazah.<br />
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952 dan Ahmad 3:355)</p>
<p>Najasyi dikabarkan masuk Islam setelah sebelumnya seorang pemeluk nasrani yang taat. Namun begitu mendengar berita kerasulan Muhammad SAW, beliau akhirnya menyatakan diri masuk Islam.</p>
<p>4. Membaca Surat Al-Fatihah<br />
5. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW<br />
6. Doa Untuk Jenazah<br />
Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW :Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya. (HR. Abu Daud : 3199 dan Ibnu Majah : 1947).</p>
<p>Diantara lafaznya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW antara lain :</p>
<p>Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ madkhalahu, waghsilhu bil-ma’i watstsalji wal-baradi.</p>
<p>Ada juga artikel lain yg menuliskan:<br />
Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu.</p>
<p>7. Doa Setelah Takbir Keempat<br />
Misalnya doa yang berbunyi :</p>
<p>Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu</p>
<p>8. Salam</p>
<p>Jadi secara urutannya adalah sebagai berikut :</p>
<p>1. Takbiratul Ihram seperti biasa<br />
**Membaca Al-Fatihah<br />
2. Takbir<br />
** Membaca Shalawat kepada Nabi SAW : Allahumma Shalli ‘Alaa Muhamad?<br />
3. Takbir<br />
** Membaca Doa : Allahummaghfir lahu war-hamhu . . .<br />
4. Takbir<br />
** Membaca Doa : Allahumma Laa Tahrimnaa Ajrahu<br />
Mengucap Salam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/299/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=299&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/02/tata-cara-sholat-ghoib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesantren Sebagai Solusi Perbaikan Moral Bangsa</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/02/pesantren-sebagai-solusi-perbaikan-moral-bangsa/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/02/pesantren-sebagai-solusi-perbaikan-moral-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 01:42:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan postingan sebelumnya, yaitu islam adalah agama rahmatan lil &#8216;alamin namun kenyataannya moral bangsa Indonesia sekarang tidak bisa dibilang bagus, maka saya ingin paparkan sebuah solusi, yaitu &#8220;Pesantren&#8221;. Pesantren adalah sebuah institusi pendidikan yang fokus pada pembelajaran dan praktek ilmu Islam. Di pesantren para santri diajarkan ilmu islam mulai yang paling dasar yaitu aqidah sampai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=296&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan postingan sebelumnya, yaitu <a href="http://saidalfaraby.wordpress.com/2009/12/29/islam-adalah-agama-rahmatan-lil-alamin/">islam adalah agama rahmatan lil &#8216;alamin</a> namun kenyataannya moral bangsa Indonesia sekarang tidak bisa dibilang bagus, maka saya ingin paparkan sebuah solusi, yaitu &#8220;Pesantren&#8221;.</p>
<p>Pesantren adalah sebuah institusi pendidikan yang fokus pada pembelajaran dan praktek ilmu Islam. Di pesantren para santri diajarkan ilmu islam mulai yang paling dasar yaitu aqidah sampai kepada ilmu praktis seperti fiqih. Santri dibina agar memiliki aqidah yang lurus dan akhlak yang baik, yang merupakan bekal penting agar selamat menjalani kehidupan di dunia ini. </p>
<p>Berbagai tindakan tak bermoral yang dilakukan oleh manusia adalah karena mereka tidak memiliki pengetahuan yang baik tentang agama, bahkan bisa jadi mereka hanya pernah belajar agama yaitu di sekolah, yang hanya 2 jam seminggu. Bisa dibayangkan porsi ilmu agama apa yang akan mereka dapat jika hanya mengharapkan dari sekolah? Nyatanya, inilah yang banyak terjadi. Terkadang sampai dewasa pun membaca Al-Qur&#8217;an masih terbata-bata, terhadap kitab suci saja begitu, bagaimana dengan ilmu agama yang lain? Bagaimana seseorang bisa mengetahui hal-hal yang dilarang dan diperintahkan ALLAH, kalau ia tak pernah mempelajarinya?<br />
<span id="more-296"></span><br />
Pendidikan moral yang paling komplit adalah agama, karena agama kita telah mengajarkan semua hal tentang tata cara hidup, sampai tata cara masuk kamar mandi sekalipun. Oleh karena itu, jika ingin merubah moral bangsa Indonesia, maka harus dimulai sejak dini, harus dididik sejak kecil melalui pesantren. Setiap orang tua berkewajiban untuk mengajarkan agama pada anaknya, boleh oleh mereka sendiri, atau jika merasa kurang mampu karena kesibukan dan sebagainya, maka pesantren adalah alternatif terbaik.</p>
<p>Rasanya, masyarakat modern dan kelas atas masih kurang awam dengan yang namanya pesantren, beda halnya dengan masyarakat pedesaan. Saya pernah dengar dari seorang pejabat departemen agama kalau tidak salah, beliau mengatakan bahwa lebih dari 40 juta anak kurang mampu bersekolah di pesantren. Apakah ini berarti pesantren hanya untuk warga kelas bawah? Tentu saja tidak, mungkin ini karena banyak pesantren yang biayanya lebih murah bahkan gratis. Lebih dari itu, pesantren sebenarnya adalah untuk semua kalangan yang menginginkan anaknya atau dirinya memiliki pengetahuan agama serta akhlak yang bagus. Menurut saya masyarakat modern sudah kurang berorientasi pada moral dan agama, tapi hanya melihat dari segi kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan duniawi. Bagi saya itu aneh, sangat aneh. Rasanya manusia bisa hidup damai tanpa kemajuan teknologi, tapi bayangkan apa yang terjadi jika tanpa kemajuan moral?</p>
<p>Menurut saya pesantren berhasil jauh lebih baik dari sekolah umum dalam hal menghasilkan manusia yang bermoral dan berbudi luhur. Pernahkah santri tawuran antar pesantren misalnya? Santri menjadi pemakai dan pengedar narkoba misalnya? Dan sebagainya lah. Ada mungkin saja, tapi saya yakin persentasenya jauh lebih kecil dibanding dengan yang bukan santri.</p>
<p>&#8220;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&#8221; (QS Al A&#8217;raf : 97)</p>
<p>Ingin melihat Indonesia yang damai, berkah, sejahtera atau Indonesia yang penuh bencana? Jawabannya telah Allah jelaskan seperti firmannya di atas, yaitu penduduknya haruslah beriman dan bertakwa jika ingin diberkahi atau sebaliknya jika ingin disiksa. Seorang muslim sejati pasti percaya dengan firman ALLAH SWT, Dia tak mungkin bohong atau ingkar janji.</p>
<p>Mari, percayakan pesantren untuk mendidik generasi penerus bangsa ini, agar menghasilkan kader yang beriman dan bertaqwa yang memiliki aqidah dan akhlak yang baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/296/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=296&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2010/01/02/pesantren-sebagai-solusi-perbaikan-moral-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam Adalah Agama Rahmatan Lil &#8216;Alamin</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2009/12/29/islam-adalah-agama-rahmatan-lil-alamin/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2009/12/29/islam-adalah-agama-rahmatan-lil-alamin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 07:36:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Islam adalah agama rahmatan lil &#8216;alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. Sesuai dengan firman Allah dalam Surat al-Anbiya ayat 107 yang bunyinya, “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. Islam melarang manusia berlaku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=292&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Islam adalah agama rahmatan lil &#8216;alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. Sesuai dengan firman Allah dalam Surat al-Anbiya ayat 107 yang bunyinya, “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. Islam melarang manusia berlaku semena-mena terhadap makhluk Allah, lihat saja sabda Rasulullah sebagaimana yang terdapat dalam Hadis riwayat al-Imam al-Hakim, &#8220;Siapa yang dengan sewenang-wenang membunuh burung, atau hewan lain yang lebih kecil darinya, maka Allah akan meminta pertanggungjawaban kepadanya&#8221;. Burung tersebut mempunyai hak untuk disembelih dan dimakan, bukan dibunuh dan dilempar. Sungguh begitu indahnya Islam itu bukan? Dengan hewan saja tidak boleh sewenang-wenang, apalagi dengan manusia. Bayangkan jika manusia memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran islam, maka akan sungguh indah dan damainya dunia ini.</p>
<p>Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, sekali lagi, terbanyak di dunia. Maka melihat keterangan di atas, seharusnya Indonesia menjadi negara yang indah, damai, dan beradab. Tapi lihat saja kenyataannya, kita tidak bisa menutup mata dan telinga dengan pemberitaan sehari-hari yang mengabarkan tentang kisah-kisah menyedihkan dan tak beradab. Mulai dari anak-anak yang melakukan pencabulan, berjudi, menghisab sabu. Remaja tawuran antar sekolah, kumpul kebo, menjadi pengedar, minum-minuman keras. Orang tua yang mencabuli anaknya sendiri, membunuh anggota keluarga sendiri, membunuh karena masalah sepele, bunuh diri, mutilasi, dan sebagainya. Sampai kepada pejabat kita yang melakukan tindak asusila, dan korupsi besar-besaran. Hampir setiap hari kejadian semacam ini keluar di pemberitaan. Sebenarnya apa yang terjadi? Di mana moral mereka? Bukankah sebagian besar dari mereka adalah muslim? Bukankah orang muslim seharusnya menjadi rahmatan lil &#8216;alamin?<br />
<span id="more-292"></span><br />
Jika dikatakan tidak berpendidikan sepertinya tidak juga. Saya yakin kebanyakan dari mereka telah mengenyam pendidikan dasar, bahkan tidak sedikit yang sudah sarjana bahkan lebih. Lantas mengapa moral mereka bisa sebegitu hancurnya? Jawabannya adalah tidak memahami dan menjalankan ajaran islam secara kaffah. Jika mereka tahu bahwa membunuh binatang semena-mena saja dilarang oleh islam, mana mungkin sampai berani membunuh sesama manusia, apalagi sesama muslim. Jika mereka tahu bahwa islam melarang untuk mencuri dan menipu dan mereka menjalankan larangan itu, mana mungkin mereka berani melakukan korupsi. Abdullah bin Umar رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, &#8220;Orang Islam itu adalah orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya; dan orang yang berhijrah (muhajir) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.&#8221; Sudah sangat jelas bagaimana islam menjelaskan bagaimana ciri orang islam sesungguhnya.</p>
<p>Jika ingin merasakan Indonesia yang damai sejahtera, maka yang harus dibenahi adalah moral bangsanya, bukan sekedar pendidikan belaka. Dan pendidikan moral yang sesungguhnya, yang komplit, dan yang diperintahkan oleh pencipta manusia adalah Islam. Setiap muslim wajib untuk belajar tentang agamanya. Dengan begitu kita akan mampu menjadi khalifah sesungguhnya di bumi sesuai tujuan diciptakannya kita, yaitu menjadi rahmat bagi semesta alam. Sudah semangatkah kita untuk belajar dan mengamalkan islam? Atau kita malah lebih semangat untuk mempelajari dan mengikuti budaya Jepang atau budaya Barat dari Islam? Seberapa banyak buku Islam yang telah kita baca? Mana banyaknya dengan buku-buku selain itu?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/292/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=292&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2009/12/29/islam-adalah-agama-rahmatan-lil-alamin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah kisah seorang kawan</title>
		<link>http://saidalfaraby.wordpress.com/2009/12/27/inilah-kisah-seorang-kawan/</link>
		<comments>http://saidalfaraby.wordpress.com/2009/12/27/inilah-kisah-seorang-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 14:06:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prajuritillahi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saidalfaraby.wordpress.com/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya ingin bercerita tentang seorang teman, seorang teman yang kisahnya seharusnya bisa memberi kita kekuatan lebih dalam menjalani hidup. Ini adalah teman saya di kampung, di pulau Lingga. Mau menuliskan nama, hanya belum izin ke orangnya, jadi nanti sajalah. Yang penting kisahnya dulu. Ia tinggal di keluarga yang sangat sederhana mungkin juga bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=289&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini saya ingin bercerita tentang seorang teman, seorang teman yang kisahnya seharusnya bisa memberi kita kekuatan lebih dalam menjalani hidup. Ini adalah teman saya di kampung, di pulau Lingga. Mau menuliskan nama, hanya belum izin ke orangnya, jadi nanti sajalah. Yang penting kisahnya dulu.</p>
<p>Ia tinggal di keluarga yang sangat sederhana mungkin juga bisa dikatakan susah. Hanya sesusah apapun di kampung saya insyaALLAH tidak akan sampai kekurangan makan, karena banyak tetangga yang memperhatikan. Itulah kalau tinggal di kampung, lain halnya dengan kota. Sejak ia kecil sang ayah menderita sakit yang membuatnya tidak bisa bekerja seperti ayah-ayah lainnya. Jadi otomatis tinggal ibunya yang bekerja, waktu itu kalau tidak salah sebagai tukang cuci, dan berbagai pekerjaan lainnya yang saya pun tak ingat. Ia memiliki dua orang saudara kandung, seorang kakak perempuan dan adik lelaki, yang adik sebenarnya adalah kembarannya, jadi seumuran dengannya. Sebagai anak lelaki, dan tinggal di kampung, sudah biasa kalau ia ikut membantu bekerja. Tapi<br />
mungkin yang membuat ia berbeda dengan anak yang lain adalah banyak dan berat pekerjaan  yang pernah ia geluti. Sebut saja tukang jual air minum, tukang angkat kayu balak, tukang cari batu, tukang antar pasir, bekerja di kebun orang, sampai jualan ikan.</p>
<p>Saya cukup akrab dengannya, walaupun ia lebih tua mungkin sekitar 5-7 tahun. Keakraban itu adalah karena kami dulu adalah remaja surau yang bernama AL-JIHAD, surau dengan remaja terkompak dulunya, waktu aku masih SMP. Ia pernah cerita bagaimana ia bekerja mengumpulkan batu selama bulan puasa, yang kalau tidak salah hanya dia yang melakukannya begitu. Jadi, selesai sholat tarawih lalu tadarus, kira-kira jam 10 malam ia pergi ke tempat mencari batu-yang sebenarnya cukup menakutkan buatku, karena sangat sepi dan tak ada yang tinggal di sana-dan mengumpulkan batu sampai kurang lebih jam 2. Begitulah kerjaanya kurang lebih selama sebulan, dan ia berhasil mengumpulkan beberapa juta rupiah selama sebulan itu. Ada lagi yang saya ingat pekerjaan yang pernah dilakukannya selama bulan puasa, yaitu menaikkan dan menurunkan pasir ke dalam truk pick up. Dan semua dilakukan dalam keadaan tetap puasa dan tidak mengurangi ibadah lainnya. Pekerjaan yang paling berat menurutnya adalah menjadi pemikul kayu balak. Kayu balak adalah kayu dengan ukuran yang cukup besar mungkin dengan panjang sisi sejengkal barangkali, dan itu dilakukan menuruni bukit. Mungkin sekian dulu mengenai pekerjaannya, karena masih banyak sisi lain yang ingin saya ceritakan di sini.<br />
<span id="more-289"></span><br />
Selanjutnya ingin saya ceritakan mengenai sosoknya dari segi ibadahnya. Walaupun ia masih muda, sejak SMP ia sudah sangat ta&#8217;at beribadah. Apalagi rumahnya berhadapan dengan surau tempat kami sholat bejama&#8217;ah. Ia hampir tidak pernah absen sholat berjama&#8217;ah di sana, kecuali memang sedang berhalangan. Salah satu kebiasaan yang saya ingat adalah selalu sholat tahajud selama bulan puasa, karena saya sempat melihatnya sendiri karena dulu selama bulan puasa kami sering menginap di surau sampai sahur. Seingat saya pernah dalam satu bulan saya hanya empat hari tidur di rumah, sisanya tidur di surau bersama teman yang lain. Ada cerita menarik yang saya dapatkan langsung dari mulut orangnya, yaitu ia pernah bermimpi Rasulullah, dan lebih menariknya lagi itu tidak<br />
hanya sekali tapi tiga kali, itu pun kalau tidak nambah lagi. Banyak orang yang ingin sekali bertemu Rasulullah dalam mimpi, karena kalau kita bertemu Rasulullah dalam mimpi, maka sesungguhnya kita benar-benar telah melihatnya seperti dijelaskan hadits berikut.</p>
<p>Hadis riwayat Abu Hurairah رضي الله عنه, ia berkata:Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: Barang siapa melihatku dalam mimpi, maka dia benar-benar telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak dapat menjelma sepertiku.</p>
<p>Sekarang ia telah menjadi imam tetap surau Al-Jihad, da&#8217;i muda dan juga aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan serta menjadi pengurus masjid Sultan Lingga, yang merupakan masjid terbesar di sana.</p>
<p>Sisi lainnya adalah tentang keberanian. Ya, ia adalah seorang yang sangat berani dan sangat yakin pada dirinya. Apa yang ia inginkan akah berusaha ia kejar, walaupun terkadang keinginannya itu terdengan &#8220;gila&#8221;. Ia pernah cerita bahwa ia sudah bisa memanjat pohon kelapa dan memetik buahnya sejak masih SD yang saat itu tidak ada yang seumurannya yang berani melakukannya. Ia juga pernah nekat berangkat ke Batam ke tempat kakaknya sendirian, padahal ia sama sekali belum pernah menginjakkan kaki ke Batam sebelumnya, dan di sana ia tidak dijemput, tetapi sendirian mencari rumah kakaknya hingga ketemu, itupun setelah mencari selama 4 jam-an. Di batam ia melihat sebuah hotel yang lumayan tinggi, mungkin sangat tinggi baginya saat itu, yaitu 12 tingkat. Lalu ia nekat ingin naik sampai lantai teratas, padahal ia belum pernah naik lift sebelumnya. Dengan bermodal nekat dan tak kenal &#8220;malu&#8221;, ia toh akhirnya sampai. Saat itu di kampung baru berdiri tower operator seluler, dasar orang &#8220;gila&#8221;, ia kepengen naik tower tersebut sampai puncak, dan itu akhirnya dilakukannya. Dan banyak keberanian-keberanian lain yang mungkin saya sendiri tak tahu.</p>
<p>Sangat dapat diandalkan, itulah image yang terlintas di fikiran saya. Kami sering mengadakan kegiatan bersama, seperti camping, mencari udang ke laut, membuat bedil, mengikuti festival idul adha, dan sebagainya, dan semua itu &#8220;dipimpin&#8221; oleh dia. Itulah mengapa saya bilang dia sangat dapat diandalkan. Kalau tidak ada dia, kami seperti tidak punya semangat untuk mengadakan kegiatan, dialah motor kami. Ibu saya juga sangat percaya untuk mengizinkan saya pergi-pergi seperti camping jika ada dia. Karena dia sangat kuat, kuat fisik dan kuat mental. O ya, satu lagi yang menarik tentang dia, yaitu saya belum pernah mendengar dia sakit, apalagi sampai masuk rumah sakit. Mungkin itu suatu karunia dari Allah baginya. Dia pernah bilang, yang intinya Allah itu Maha Adil, orang susah diberikan kesehatan lebih biar bisa terus bekerja, karena kalau sering sakit bisa tambah susah.</p>
<p>Ia sudah kenyang dengan tantangan kehidupan ini, mungkin sekarang Allah mau memberikan nikmat besar baginya. Ia dulu bercita-cita menjadi pengusaha, yang ia mulai dengan berjualan ikan, dan itu sukses ia jalankan. Tapi, ternyata ia mendapat tawaran untuk mengajar di sekolah MTs. Awalnya ia menolak, tapi terus ditawarkan, akhirnya setelah sholat istikhoroh ia memutuskan untuk menerima tawaran itu. Setelah beberapa tahun mengajar di sana sebagai pegawai honorer, sekarang ia telah diangkat jadi pegawai negeri sipil dan ditempatkan di kantor dinas pendidikan. Dan saat saya pulang lebaran kemaren, ia tengah mengumpulkan bahan bangunan untuk mendirikan sebuah penginapan. Luar biasa, sepertinya tidak ada yang menyangka ia bisa seperti itu. O ya, ada cerita menarik lagi yang saya dapatkan saat berbincang dengannya lebaran kemaren, ia cerita bahwa banyak orang yang meminjam uang kepadanya, dan ia tidak pernah menagihnya. Ia bilang, kalau kita membantu kesusahan orang, Allah akan bantu kita dari kesusahan. Ia sangat yakin dengan hal itu, bahkan itulah yang menurutnya menjadi jalan sumber rezeki sehingga ia mampu mendirikan penginapan. Jika mengharapkan gaji seorang pegawai negeri, mana mungkin katanya.</p>
<p>Terakhir, ia adalah sosok yang sangat populer di kampungku mungkin bisa menyaingi sosok bupati. Mungkin karena pergaulannya yang luas dan sifat ramahnya yang luar biasa. O ya, ia juga hampir tiap sholat jum&#8217;at nongol di depan, kalau tidak menjadi bilal, membacakan hal-hal yang perlu disampaikan, tidak lama lagi mungkin menjadi khatib, gimana ga terkenal tuh. Ia bisa bergaul baik dengan anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua sesepuh di sana. Hampir semua orang di sana kenal dengannya. Tapi sayang sampai saat ini ia belum menikah, padahal sudah banyak yang menanyakannya. Padahal dari sisi umur mungkin sudah ideal, sekitar 26 mungkin. Dari hasil perbincangan dengannya, dia katakan bahwa dia ingin membangun rumah dulu, setelah itu baru menikah. Ibu saya sering mengatakan bahwa bodoh sekali kalau ada perempuan yang tidak mau dengannya. Itu kata ibu saya, beneran, mungkin karena kebaikan hatinya dan ketaqwaannya. Dengan apa yang telah ia lalui dan ia capai sekarang, rasanya tidak ada pemuda yang sepertinya di sana.</p>
<p>Begitulah kira-kira kisah hidup kawan saya itu. Tak berlebihan rasanya kalau saya katakan bahwa kisah hidupnya sebagai inspiring story. Hal yang menginspirasi tak harus berakhir dengan sebuah kesuksesan materil misalnya, tapi lebih kepada bagaimana cara ia menghadapi tantangan hidup ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saidalfaraby.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saidalfaraby.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saidalfaraby.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saidalfaraby.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saidalfaraby.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saidalfaraby.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saidalfaraby.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saidalfaraby.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saidalfaraby.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saidalfaraby.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saidalfaraby.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saidalfaraby.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saidalfaraby.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saidalfaraby.wordpress.com/289/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saidalfaraby.wordpress.com&amp;blog=6028249&amp;post=289&amp;subd=saidalfaraby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saidalfaraby.wordpress.com/2009/12/27/inilah-kisah-seorang-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/896aaa5640f8d54e28f0f028420f4e5b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prajuritillahi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
