Tata cara sholat sunah gerhana

Assalamu’alaykum

Tulisan ini terinspirasi dari sms temanku yang masuk beberapa menit lalu, yang memberitahukan bahwa katanya ntar sekitar jam 13.01 akan terjadi gerhana matahari cincin, untuk itu disunahkan untuk sholat sunah gerhana dan sekalian berdo’a untuk saudara-saudara kita di palestina. Itulah kurang lebih isi sms dari temanku. Walaupun pernah melakukan sholat sunah gerhana – waktu itu adalah sholat sunah gerhana bulan yang terjadi sekitar jam 3 subuh kalo ga salah- tapi jujur aja aku agak lupa tata cara sholatnya. Yah, mungkin karena sangat jarang dilakukan, klo sholat sunah idul fitri ato idul adha setahun sekali, sholat sunah gerhana belom tentu demikian.

Ok, ya udah tunggu apalagi, karena mumpung di depan laptop dan sedang ngenet, kenapa ngga sekalian browsing buat nyari gimana tata cara sholat sunah gerhana itu. Dan inilah hasil browsing tersebut, semoga dengan ini aku ga lupa lagi tata caranya..hehe..

o y, sebelumnya akan dijelaskan dikit mukaddimah tentang shoalat sunah gerhana, let’s check it out..

– Hukumnya adalah sunnah muakkad

– Waktunya adalah dari mulai gerhana hingga selesai

– Pelaksanaan secara umum adalah 2 rakaat dengan 4 ruku’ dan 4 sujud. Yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan iktidal membaca fatihah lagi kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.

– Berikut tata cara lengkapnya.

[1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.

[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.

[3] Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:

جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

[4]Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.

[5]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’

[6]Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

[7]Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.

[8]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).

[9]Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

[10]Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

[11]Salam.

[12]Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1/438)

Diringkas dari isi blog :

http://mumtazanas.wordpress.com

http://tausyiah275.blogsome.com

http://rumaysho.wordpress.com


3 Comments on “Tata cara sholat sunah gerhana”

  1. Aie Karlina says:

    Makasih ya info tata cara sholat gerhana nya!

  2. Mita minarti says:

    Syukron jiddan atas informasi’y. Jazakumullohu khoiron katsiron…

    smoga bermanfaat

  3. terimakasih atas infonya🙂, sangat membantu, dalam tugas praktek🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s