Let’s stop cursing

“It’s better to light a candle than curse the darkness”

Ada banyak hal yang berpotensi mengganggu konsentrasi, menurunkan semangat, serta menghilangkan keikhlasan dalam berkarya, salah satunya adalah kebiasaan mengutuk pada kegelapan. Jika direnungkan lebih jauh, mengutuk kegelapan bukanlah hanya sekedar perbuatan tidak berguna, tapi jauh lebih berbahaya dari itu. Kebiasaan mengutuk akan melemahkan segala usaha dan menghabiskan energi yang seharusnya digunakan untuk menghidupkan lilin, juga mengganggu konsentrasi, melemahkan tekat, keikhlasan serta totalitas. Mengutuk membuat kita memberikan excuse atas segala kekurangan dan kegagalan, dan tidak merasa bersalah atas kekurangan dan kegagalan itu. Mengutuk hanyalah membuat kita meng-underestimate kemampuan dan mengubur potensi besar diri sendiri.

Rasanya pohon yang berhasil tumbuh berbuah dengan tertatih dari tanah tandus tercemar, lebih bermakna dan menginspirasi dari pada yang berhasil tumbuh dari tanah subur, dipupuk dan dipelihara.

Let’s stop cursing and light more and more candles..


One Comment on “Let’s stop cursing”

  1. […] one asked me, can we become a candle and also a mirror? May be this has something to do with this post. I was confuse, I talked about candle but there is no mirror word in that post. So, I was trying to […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s