Decision is yours

Sebenarnya setiap apa pun yang terjadi selalu bisa ditanggapi dengan berbagai respon, dan kitalah yang menentukan jenis respon yang ingin kita gunakan. Ketika orang yang sangat kita cintai melanjutkan perjalanannya ke alam yang lain, kita bisa sedih namun kita juga bisa senang. Ketika kita dibikin kesal oleh seseorang atau sesuatu, kita bisa marah atau kita juga bisa bersabar. Ketika kita ditabrak dan luka memar, kita bisa marah namun kita juga bisa bersyukur. Ketika murid membandel, kita bisa cuek atau kita juga bisa termotivasi untuk merubah. Ketika sesuatu yang diinginkan belum tercapai, kita bisa putus asa namun kita juga bisa memilih untuk lebih gigih berusaha. Kalau dipersempit, jenis respon-respon yang bisa kita pilih bisa digolongkan ke dalam dua kategori yaitu positif dan negatif.

You know that every response we choose is our decision, our responsibility, and will affect ourselves(may be others too). But the point is We not They. So, actually other people will never make us become a worse person until we “decide/agree” to be worse, and so does with to be a better person.

Ketika kita marah, mungkin kita merasa benar untuk marah, berhak untuk marah, karena memang mereka yang salah. Tapi sadarkah kita bahwa marah dengan nafsu tidak membuat kita lebih baik, bahkan sebaliknya? Marah membuat kita mudah mengeluarkan kata-kata kotor, mengungkap berbagai kejelekan orang lain, membuat kelakuan menjadi tidak terkontrol, yang pada akhirnya mempermalukan diri sendiri. Apakah orang yang kita marahi menjadi pribadi yang lebih buruk? Belum tentu, sekali lagi tergantung bagaimana ia menanggapinya. Bagaimana kalau kita ganti marah dengan sikap sabar, berfikir positif, mencari alasan-alasan positif, memaklumi, tentu akan menjadikan kita lebih baik, lebih tenang, berfikir lebih jernih, dan akhirnya mengangkat harga diri kita sendiri.

Tapi tahukan anda bahwa memilih antara dua pilihan tersebut tidak mudah? Setidaknya begitulah menurutku. Ia perlu dilatih, dilatih, dan dilatih. Ia perlu terus difikirkan bahwa kita ingin memilih respon dari kategori positif, terus fikirkan. Setiap ada kejadian apapun, ingat bahwa kita sedang latihan, latihan memilih respon positif, terus begitu, sehingga jika telah terbiasa maka secara otomatis kita akan selalu memilih respon positif.

I was inspired to post this because of my journey to Jakarta yesterday. Aku pulang dengan tangan hampa, karena berkasku tidak ditemukan, padahal itu adalah berkas kedua yang ku serahkan. Tapi Alhamdulillah, jadi dekat sama mas-mas dan mba-mba yang ngurusin. Bahkan di ajak masuk ke ruangan, ngobrol, becanda, dan diajak nonton James Bond (tapi ga mau, karena mau pulang Bandung), dan dikasi tau bahwa nanti akan ditelpon tentang kabar berkasnya. Kalau saja kemaren aku pasang muka kesel duluan, tentu sikapku tidak akan ramah kepada mereka, dan mereka pun tidak akan ramah padaku. Dan setelah aku masuk ruangan, aku tahu bahwa mereka sangat sibuk sekali. Tidak ada yang santai-santai, mereka tampak stress karena load kerjaan yang mereka handle. Sampai jam 12.30 pas aku pamit pulang, mereka belum juga istirahat, masih membuat surat, mencari ini itu, dan sebagainya. Dan satu lagi, isi ruangan kerja mereka penuh dengan tumpukan berkas di mana-mana. Sampai-sampai aku sempat bercanda dengan salah satu petugas, kira-kira kalau diloakin semua dapat beli apa ya? Dapat beli motor kata mas-masnya..😀

Jadi, walaupun pulang dengan tangan kosong, alhamdulillah hatiku tak sekosong tanganku. Aku senang, akhirnya bisa memilih respon positif. Semoga berhasil di kejadian-kejadian berikutnya.

Mari berlatih memilih respon positif.


2 Comments on “Decision is yours”

  1. […] aku menemukan suatu tulisan yg menginspirasi tulisanku kali ini.. bisa di baca di postingan ini..  Tulisan tersebut milik salah seorang seniorku di SMA.. bisa dibilang salah seorang senior […]

  2. izin ngopas ur wise quotes bro😀
    *nulis dulu baru izin😛 thx u:mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s